Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Thursday, December 30, 2010

Malaysia Menjadi Juara Piala AFF 2010

Meskipun Indonesia belum berhasil menjadi juara piala AFF, tetapi Tim Garuda telah menunjukkan performa terbaiknya. Tidak hanya itu saja, penonton yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan menunjukkan sportifitasnya, tidak berbuat anarkis ataupun melakukan  tindakan provokasi. FIANZONER sangat bangga dengan keadaan ini. Maju dan semangat terus tim Garuda Indonesia. Garuda didadaku, SEMANGAT!!!

www.detiksport.com, Jakarta - Trofi Piala AFF 2010 boleh saja direngkuh oleh timnas Malaysia. Tapi dari ukuran performa, Indonesia pantas menepuk dada karena masih lebih baik dari sang juara.

Malaysia memastikan diri jadi kampiun Piala AFF 2010 setelah di partai final leg II, Rabu (29/12/2010), hanya kalah 1-2 di kandang Indonesia. Bermodal kemenangan 3-0 di leg I, 'Harimau Malaya' jadi juara dengan agregat 4-2.

Hanya jadi runner-up, Indonesia tidak lantas harus bermuram-durja. Statistik di situs resmi turnamen menunjukkan kalau 'Pasukan Garuda' adalah yang terbaik selama gelaran Piala AFF 2010.

Dengan melakoni tujuh laga sampai partai final, Indonesia memuncaki klasemen statistik Piala AFF 2010 dengan catatan 6 kemenangan dan 1 kekalahan sehingga layak diganjar 18 poin.

Malaysia sementara itu hanya menempati posisi dua di bawah Indonesia. Dengan jumlah pertandingan sama, Malaysia hanya mengantongi poin 11 hasil dari 3 kemenangan, 2 hasil imbang dan 2 kekalahan.

Indonesia juga menjadi tim tersubur dalam turnamen dengan 17 gol, unggul atas Malaysia yang bikin 12 gol. Selisih memasukkan-kemasukan Indonesia juga paling oke yakni 11 (17-6), kembali unggul dari Malaysia yaitu 4 (12-8).
Firman Utina cs lagi-lagi menjadi tim terbaik dalam urusan menebar serangan ke gawang lawan. Tercatat ada 43 tembakan yang mereka lancarkan sepanjang turnamen, dengan 24 di antaranya mengarah ke gawang lawan. Malaysia? mereka membuat 31 tembakan dengan 22 di antaranya mengarah ke gawang.

Jadi, Malaysia boleh saja jadi kampiun dan bersanding dengan piala. Tapi jika bicara performa, Indonesia-lah juaranya.

Thursday, December 16, 2010

Indonesia Menang Atas Filipina 1-0, AFF Suzuki Cup 2010


Horeee... Indonesia berhasil menaklukkan Filipina dengan skor 1-0 di babak semifinal AFF Suzuki Cup 2010. Dengan demikian Indonesia hanya membutuhkan hasil seri saat leg 2 semifinal digelar untuk menuju final Minggu 19 Desember 2010. Ya, semoga saja Indonesia bisa melaju. Ayo maju terus Tim Garuda Indonesia. Kita pasti BISA!!!

VIVAnews - Indonesia berhasil merebut kemenangan 1-0 atas Filipina di semifinal pertama Piala AFF, Kamis 16 Desember 2010. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, gol tunggal Indonesia dicetak Cristian Gonzales di babak pertama.

Skor ini cukup mengecewakan mengingat tim Merah Putih menguasai pertandingan. Namun, jadi modal penting buat Indonesia untuk melaju ke leg kedua semifinal Pala AFF pada 19 Desember mendatang di Stadion yang sama.

Sesudah unggul 1-0 di babak pertama, Indonesia juga masih tampil dominan di paruh kedua. Tepat di menit 51, tim Merah Putih sudah bisa mencetak peluang emas pertamanya lewat tendangan bebas Firman Utina dari luar kotak penalti.

Empat menit kemudian, kembali Indonesia mengancam lewat striker Cristian Gonzales yang adu sprint dengan satu defender Filipina di depan jala yang sudah kosong ditinggalkan defender lainnya. Namun Gonzales 'kalah' dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Masuknya Arif Suyono di menit 60 menggantikan Oktovianus Maniani juga menambah daya gedor Indonesia. Hanya tiga menit pasca menginjakkan kaki di lapangan, Arif bisa merepotkan Azkals -julukan Filipina- dengan teknik mencuri bola dan merangsek masuk pertahanan lawan. Sayangnya peluang ini masih gagal jadi gol.

Masuk menit 70, lagi Arif merepotkan defender Azkals dengan mengotaki serangan yang berbuah kemelut di depan gawang. Kembali, peluang ini gagal menjadi gol.

Filipina bukannya tidak menimbulkan ancaman di paruh kedua. Meski tidak setajam di babak pertama, Azkals nyaris saja menyamakan kedudukan di menit 73 setelah terjadi miskomunikasi antara kiper dan defender Indonesia.

Saat itu kiper Markus Haris Maulana meninggalkan posnya untuk mencegah jalannya bola. Tapi si kuit bundar masih melambung ke arah jala Indonesia dan membuat defender Indonesia, Zulkifli, turun ke mistar gawang untuk membuang bola.

Itu menjadi peluang terbaik Azkals sepanjang babak kedua. Sedangkan Indonesia meski  mencetak beberapa peluang lagi, tidak ada satu pun yang berbuah gol. Skor pun bertahan 1-0 untuk kemenangan Indonesia.

Tuesday, December 7, 2010

Indonesia Menang Atas Thailand 2-1, Piala AFF 2010

Yes yes yes...Akhirnya Indonesia menaklukkan Thailand, dengan skor 2-1. Maju terus Indonesia. Kami warga Indonesia mendukungmu menjadi juara AFF 2010. VIVA INDONESIA !!!!  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Indonesia mencetak sejarah dengan melibas Thailand 2-1 di pertandingan penutupan babak penyisihan Grup A Piala AFF 2010 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (7/12) malam.
Dua gol kemenangan Indonesia tercipta dari eksekusi tendangan penalti yang dilakukan Bambang Pamungkas di babak kedua pada menit ke-81 dan ke-88. Adapun satu-satunya gol yang diberikan Thailand dipersembahkan oleh Suree Sukha pada menit ke-68.

Ini merupakan kemenangan pertama Indonesia setelah setidaknya dalam 12 tahun terakhir tidak pernah mampu meraih kemenangan saat berhadapan dengan Thailand. Salah satu kekalahan menyesakkan Indonesia terjadi saat Indonesia kalah di babak final piala AFF di tahun 2000 dan 2002 yang kala itu masih bernama Tiger Cup.

Indonesia sempat seperti mati langkah setelah gol Sukha tercipta. Namun, dewi fortuna seperti berpihak pada Indonesia setelah Cristian Gonzales dijegal pemain Thailand di kotak penalti. Bambang Pamungkas yang bertugas menjadi eksekutor tendangan penalti bisa memanfaatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tujuh menit berselang, Bambang kembali bisa membawa Indonesia unggul melalui hadiah penalti setelah bek Thailand Panupong Wongsa menampis bola menggunakan tangannya.


Adapun pada pertandingan grup A lainnya, Malaysia sukses menggilas Laos dengan skor telak 5-1. Dengan demikian, Malaysia memastikan diri lolos ke babak semifinal bersama dengan Indonesia. Malaysia menjadi runner-up grup setelah sukses mengoleksi empat poin, di bawah Indonesia yang bisa meraup angka penuh, 9 poin. Bakal calon lawan Indonesia dan Malaysia baru akan dipastikan dalam pertandingan di Vietnam, Rabu (8/12). 
 
Dalam perjalanannya sepanjang babak penyisihan, boleh jadi ini merupakan pertandingan terberat bagi tim Garuda. Pada dua pertandingan sebelumnya, Indonesia yang kini diperkuat dua debutan striker Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim, selalu tampak tampil sempurna dengan skor telak menggilas lawan-lawannya. Indonesia menggerus Malaysia 5-1 pada pertandingan pertama. Selanjutnya saat melawan Laos, Indonesia menang 6-0.

Meski mencatatkan kemenangan gemilang, Riedl mengaku tidak akan melihat tim asuhannya sebagai satu-satunya tim yang difavoritkan untuk menjadi juara tahun ini. "Masih ada Malaysia, Filipina, Singapura yang juga menjadi tim yang kuat dalam kompetisi kali ini," katanya. Demi mendapatkan bekal lebih baik dalam laga di babak semifinal yang bakal berlangsung pada 16 dan 19 Desember mendatang.


Riedl telah berencana untuk terbang ke Vietnam untuk menyaksikan pertandingan penutup penyisihan Grup B yang bakal berlangsung Rabu (8/12) ini. Menurut Riedl, inilah salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bekal yang lebih baik.

Monday, December 6, 2010

Chris John Menang Pertahankan Gelar WBA

Prestasi indonesia dalam hal Olahraga akhir tahun ini benar-benar membanggakan. Petinju kebanggaa kita Chris John, menang angka atas petinju Argentina. Selamat Chris John, semoga usaha dan kerja kerasmu membakar semangat kita untuk mencintai olahraga demi nama baik bangsa Indonesia.
VIVAnews - Chris John berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA. Hasil ini diraih setelah ia menang angka atas petinju Argentina Fernando Saucedo hari Minggu, 5 Desember 2010.

Pertarungan yang digelar di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, ini berjalan membosankan. Saucedo lebih senang bertahan sambil sesekali mengeluarkan isyarat kalau pukulan-pukulan Chris sang super champion tidak terasa menyakitkan.

Di dua ronde pertama, kedua petinju masih terlalu berhati-hati. Baru pada dua ronde berikutnya Chris John sang Naga merengsek masuk menyerang.

Di ronde kelima Saucedo akhirnya berani menyerang. Namun pukulan-pukulannya tak ada yang bersih masuk. Demikian pula dengan Chris.

Ronde terbaik bagi sang juara bertahan ada di ronde ketujuh. Setidaknya tiga kali hooknya menghantam wajah Saucedo walau masih belum bisa menjatuhkan lawan.

Hingga  ronde terakhir pertarungan berlangsung dalam ritme yang nyaris sama. Chris sempat melepaskan berondongan pukulan di ronde 12 yang merepotkan Saucedo. Namun tak ada yang berhasil merobohkan sang lawan.

Pertarungan akhirnya selesai. Chris bisa mempertahankan gelar untuk ke-13 kalinya dengan kemenangan angka mutlak.Tiga juri yang bertugas masing-masing memberikan angka 119-109, 119-109 dan 120-108 semuanya kepada petinju tuan rumah.

8 Mobil Mewah Cristiano Ronaldo

MADRID, KOMPAS.com - Sebagai pemain termahal dunia, uang bukanlah masalah besar bagi seorang Cristiano Ronaldo. Gaji selangit membuatnya bebas membeli apa pun yang ia mau. Mulai dari rumah dengan luas tanah berhektar-hektar sampai dengan mobil-mobil termahal sejagat raya.

Tercatat, CR7 memiliki begitu banyak mobil mewah di garasinya. Namun, ia memiliki selera tersendiri. Berikut ini delapan mobil mewah milik CR7 yang paling sering ia kendarai.

1. Bugatti Veyron
Ini adalah jenis mobil terdahsyat milik Ronaldo. Bagaimana tidak, Bugatti Veyron adalah mobil tercepat dan termahal di muka bumi. Top speed-nya yang mencapai 253 mph atau sekitar 407 km/jam dan dapat mengalahkan mobil Formula 1 yang sanggup melaju hingga 360 km/jam. Harganya pun tak sembarangan, yakni mencapai 1,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,8 miliar.

2. Rolls-Royce Phantom Drophead Coupe
Rolls-Royce merupakan merek mobil yang sangat disegani di Inggris. Mobil ini biasanya hanya dimiliki oleh para bangsawan atau orang-orang yang memiliki harta berlimpah. Hanya beberapa orang yang saat ini memiliki mobil jenis Rolls-Royce Phantom Drophead Coupe di Inggris. Bayangkan saja, harganya mencapai 443.000 dollar AS atau sekitar Rp 4 miliar. Yang menakjubkan adalah di dalam bagasi mobil ini terdapat sebuah picnic boot. Ketika bagasi dibuka, maka akan keluar sebuah lemari otomatis yang menyimpan beberapa botol champagne dan perlengkapan piknik lainnya.

3. Porsche Cayenne Diesel FIANZONER
Mobil ini baru meluncur pada bulan Mei lalu, tetapi CR7 yang sudah menunggu-nunggu sejak lama langsung getol membelinya. Mobil ini memiliki mesin dahsyat, yaitu mengusung mesin 3.0 liter V6 8 transmisi percepatan triptonic. Kecepatan maksimumnya pun hingga 218 km/jam. Untuk konsumsi BBM, mobil ini bisa menghabiskan 10,5 liter untuk jarak 100 km. Harganya, 49.000 euro atau sekitar Rp 600 juta.

4. BMW M6
Mobil ini telah mendapat pengakuan di seluruh dunia sebagai mobil impian bagi mereka yang suka otomotif dan bergaya sporty. Mobil ini tentu saja sangat cocok dengan pekerjaan Ronaldo sebagai seorang atlet papan atas dunia. Meski harganya mencapai 100.000 dollar AS (sekitar Rp 900 juta), Ronaldo tak memiliki masalah untuk membeli dan memajangnya di garasi.

5. Porsche 911
Mobil ini sangat terbatas. Pihak Porsche hanya menyediakan sebanyak 356 unit. Untuk memboyong mobil beratap terbuka dengan gaya roadster klasik ini, Ronaldo rela merogoh kocek dalam-dalam sebesar 201.682 euro atau sekitar Rp 2,4 miliar.

6. Bentley Continental GT
Mobil ini adalah Bentley terkuat yang pernah dibuat dan yang pertama menembus kecepatan 320 km/jam. CR7 yang naksir berat dengan mobil ini harus mengeluarkan dana sebesar 375.000 dollar AS atau sekitar Rp 4,5 miliar untuk bisa mengendarainya.
7. Ferrari F430
Mobil sport dua tempat duduk ini sebenarnya telah pensiun. Namun, Ronaldo sangat sayang terhadap Ferrari jenis ini. Karena itu, ia tak mau menjual dan masih sering mengendarai mobil seharga 188.000 dollar AS (kira-kira Rp 1,6 miliar) tersebut.

8. Audi R8
Mobil super ini dapat mencapai kecepatan puncak hingga 316 km/jam. Harganya pun juga selangit, yakni 109.000 dollar AS atau sekitar Rp 982 juta.

FIANZONER say thanks to Kompas and Google

Saturday, December 4, 2010

Indonesia Menang Atas Laos 6-1, Piala AFF 2010

Setelah mengganyang Malaysia 5-1 Rabu (1/12/2010), Indonesia menang telak atas Laos 6-0. Yes, maju terus Indonesia, FIANZONER mendukungmu,"Garuda didadaku".SEMANGAT!!!

www.detiksport.com, Jakarta - Indonesia menang meyakinkan atas Laos. Enam gol mereka lesakkan, membuat mereka lolos ke semifinal dengan status juara Grup A.

Di stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (4/12/2010), Indonesia langsung menekan sejak awal laga. Lewat sebuah serangan balik, Indonesia mengancam pertahanan Laos melalui M. Ridwan di sisi sayap kanan. Tapi umpan silang Ridwan masih bisa dihalau. Sepak pojok untuk Indonesia.
Pada menit ketujuh, Ridwan kembali mencoba peruntungannya. Tapi tendangan kaki kananannya dari luar kotak penalti membentur tubuh pemain Laos. Kembali, Indonesia mendapatkan sepak pojok.

Semenit berselang, umpan silang Firman Utina di sayap kiri diterima oleh Hamka Hamzah di tiang jauh. Sial bagi Hamka, sundulannya masih melenceng tipis.

Ooh! Laos mendapatkan kesempatan emas pertamanya dalam laga ini. Sepakan Kaysone Soukhavong dari luar kotak penalti membentur tiang gawang Indonesia. Nyaris.

Penalti untuk Indonesia! Cristian Gonzales dijatuhkan di dalam kotak penalti ketika memggiring bola di dalam kotak penalti.

Firman Utina maju menjadi eksekutornya, dan kapten Indonesia ini berhasil mengecoh kiper Sengphachan Bounthisanh untuk membawa Indonesia unggul 1-0.

Gol lagi untuk Indonesia! Aksi Ridwan, usai memanfaatkan blunder operan Kitsada, membawa Indonesia unggul 2-0 atas Laos.

Ridwan membawa bola sendirian ke dalam kotak penalti, ia mengecoh kiper Bounthisanh, dan menceploskan bola ke dalam gawang, meski sempat terpeleset.

Indonesia memulai babak kedua dengan baik, dan tepat pada menit 49 'Garuda' kembali membobol jala Laos. Kembali Firman yang menjadi pencetak golnya.

Gol tersebut diawali oleh operan satu-dua dengan Ridan di luar kotak penalti. Begitu kembali menerima bola, Firman melepaskan sepakan kaki kanan ke tiang jauh. Indonesia unggul 3-0.

Keunggulan Indonesia bertambah besar menjadi 4-0 di menit 51 dan yang menjadi pendulangnya adalah Irfan Bachdim. Ini adalah gol keduanya dalam turnamen ini.

Gol keempat Indonesia itu tercipta setelah Irfan melakukan operan satu-dua dengan Cristian Gonzales. Lewat satu sepakan kaki kanan ke tiang jauh, Irfan pun membobol jala Laos.

Tekanan Indonesia ke pertahana Laos akhirnya kembali berbuah hasil di menit 76. Berawal dari umpan lambung Firman, terjadi kemelut di dalam kotak penalti Laos.

Sepakan Hamka masih bisa ditepis Bounthisanh, tapi bola disambar oleh Arief Suyono dan terciptalah gol kelima Indonesia. Ini adalah gol kedua Arief dalam turnamen ini.

Gol lagi! Indonesia unggul jauh 6-0 atas Laos di menit 80 dengan diawali oleh umpan terobosan Irfan kepada Okto Maniani. Lewat kecepatannya, Okto mengungguli dua pemain Laos dan melepaskan tendangan kaki kiri ke tiang dekat. Si pemain nomor 10 ini akhirnya mencetak gol.

Aksi Okto itu kemudian menjadi gol penutup dalam pertandingan ini. Indonesia menang enam gol tanpa balas dan berhak melaju ke semifinal dengan status juara Grup A. ( roz / roz )

Wednesday, July 14, 2010

Piala Dunia Dalam Angka

 Piala Dunia Dalam Angka

0: Finalis Piala Dunia 2010, Belanda dan Spanyol sama sekali belum pernah menjadi juara

1: Piala Dunia 2010 digelar di Benua Afrika

1: Tim yang menyelesaikan turnamen piala dunia 2010 tanpa kekalahan, yaitu Selandia Baru. Sebaliknya, Rekor 14 kali kemenangan beruntun yang dicapai Belanda pada Kualifikasi dan Turnamen Piala Dunia 2010, harus berakhir di Final

2: Belanda dua kali lolos ke final, 1974 dan 1978. Namun di dua final itu Belanda kalah dari Jerman (1974) dan Argentina (1978) 

2: Kali seri dan sekali kalah dalam penyisihan grup membuat rekor terburuk italia sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka tidak pernah gagal meraih satu kemenangan, dan tidak pernah berada di posisi paling bawah dalam grup

2: Menit dan 39 detik adalah gol tercepat dalam turnamen ini. Thomas Muller mencetak gol tersebut saat Jerman menumbangkan Argentina 4 - 0

3: Jerman secara beruntun tiga kali lolos ke semifinal namun selalu gagal ke partai puncak 

3: 3,18 Juta, jumlah penonton di piala dunia 2010, terpaut sedikit dengan rekor penonton terbanyak di USA 1994 yang mencapai 3,59 juta

3: Pemain - David Villa, Andres Iniesta dan Carles Puyol menjadi 3 pemain spanyol yang mencetak gol selama piala dunia 2010. Sebelumnya, Juara piala dunia minimal mempunyai 4 pencetak gol

3: Jumlah saudara yang bermain di piala dunia 2010. Jerry, Jhony dan Wilson Palacios dari honduras membuat sejarah dengan jumlah saudara terbanyak di piala dunia

3: Assists yang dicetak oleh Kaka, Thomas Muller, Bastian Schweinsteiger, Dirk Kuyt and Mesut Ozil. Membuat keempat pemain tersebut menjadi penghasil assists terbanyak

4: Empat kartu merah dikeluarkan wasit saat Belanda menghadapi Portugal dalam babak 16 besar Piala Dunia 2006. Dalam pertandingan yang dimenangkan Portugal 1-0 itu, wasit juga mengeluarkan delapan kartu kuning

5: Wesley Sneijder (Belanda) dan David Villa (Spanyol) telah mencetak lima gol dalam Piala Dunia 2010

6: Belanda memenangkan enam laga yang telah mereka mainkan di Afsel 2010

6: Jumlah keikutsertaan Carlos Alberto Parreira sebagai pelatih di Piala Dunia, dengan lima negara berbeda.Yang juga memecahkan rekor Bora Milutinovic dengan empat negara berbeda

6: Jumlah tim Eropa yang lolos ke perdelapan final, dan hanya tiga tim yang mampu melaju ke perempat final. Menjadi rekor terburuk bagi benua tersebut. Sementara lima, dari lima tim Amerika selatan melaju keperdelapan final, dengan empat menjadi juara grup. Tapi sekali lagi All European Final terjadi di piala dunia 2010

7: Hingga kini hanya tujuh negara yang mampu merebut juara yaitu Brasil, Italia, Jerman, Argentina, Uruguay, Inggris dan France

8: Wasit asal Prancis Joel Quiniou memimpin delapan laga Piala dunia antara 1986-1994
8: Jumlah tim yang berhasil menjadi juara piala dunia, setelah spanyol bergabung dengan klub elite tersebut. Spanyol menjadi tim pertama yang juara, setelah mengalami kekalahan di pertandingan pertama, dan menjadi negara eropa pertama yang juara diluar benua mereka.

9: Spanyol menurunkan sembilan pemain Barcelona dan Real Madrid musim lalu, saat menghadapi Jerman di semifinal Piala Dunia 2010

9: Jam dan 19 menit membuat swiss mencetak rekor piala dunia baru. Swiss melewati rekor sebelumnya yang dipegang italia dengan 550 menit

10: Hongaria mencetak 10 gol saat menang 10-1 atas El Salvador dalam penyisihan grup di Piala Dunia 1982. Ini merupakan kemenangan terbesar dalam sejarah Piala Dunia

11: Pemain depan Turki Hasan Sukur mencetak rekopr gol tercepat dengan waktu 11 detik di Piala Dunia 2002 saat menghadapi Korea Selatan dalam perebutan tempat ketiga
12: Gawang Korea Utara kebobolan 12 kali di Piala Dunia 2010

12: Gol yang dibuat para pemain dari klub Bayern Munchen, Terbanyak kedua inter milan dengan 9 gol, sementara Atletico Madrid diposisi ketiga dengan 8 gol.La Liga spanyol mendominasi jumlah gol dengan 29 gol, Jerman Bundesliga 21 gol, Serie A italy 16 gold, dan Premier League inggris 12 gol

13: Tim Panser Jerman telah mengemas 13 gol dalam enam pertandingan di Piala Dunia 2010

14: Pemain Jerman Miroslav Klose telah mengemas 14 gol dalam tiga Piala Dunia yang diikuti

14: Kartu kuning dan kartu merah yang tercipta di pertandingan Final Belanda vs Spanyol, Jauh lebih banyak dari rekor kartu di pertandingan final sebelumnya di Piala dunia 1986 Argentina Vs Jerman Barat yang menghasilkan 6 buah kartu

15: Ronaldo menjadi pemain yang paling banyak mengkoleksi gol dengan jumlah 15 yang dibuatnya di Piala Dunia 1998, 2002, dan 2006.

16: Hingga pertandingan ke 62 Piala Dunia 2010, wasit telah mengeluarkan 16 kartu merah.

17: Bintang Brasil Pele, berusia 17 tahun dalam tampil pertama kali di Piala Dunia 1958. Ia mencetak dua gol untuk membawa Brasil menang 5-2 atas Swedia

19: Hingga kini, ada 19 pelatih yang sukses membawa negaranya asalnya menjadi juara 

19: Pelanggaran yang dilakukan oleh Keisuke Honda, membuatnya menjadi pelanggar nomor satu di Piala Dunia 2010. Finalis Sergio Ramos dan Mark van Bommel dibelakangnya dengan 17.

22: Gol di Green Point Stadium membuat Cape Town Arena menjadi kota penyelenggara dengan jumlah gol paling banyak. Johannesburg's Soccer City di ranking 2 dengan 20 gol

22: Jumlah pemain yang diturunkan Jerman dalam pertandingan Piala dunia. Kontras dengan Slovenia, Selandia Baru and Korea Utara, yang hanya menurunkan 15 pemain

25: Belanda tidak terkalahkan dalam 25 pertandingan terakhirnya 

31: Solo run yang dilakukan oleh Sergio Ramos, Paling banyak dibandingkan pesaing lainnya. Lukas Podolski (27), Andres Iniesta (26), David Villa dan Lionel Messi (25)
39: Tahun dan 330 Hari umur David James, yang merupakan pemain tertua di kejuaraan tersebut. Christian Eriksen menjadi pemain termuda dengan umur 18 tahun dan 120 hari

117: Adalah menit saat Andres iniesta mencetak gol ke gawang belanda. Menjadikan gol dramatis tersebut sebagai gol kemenangan terlambat dalam sejarah piala dunia
145: Gol yang dihasilkan di piala dunia 2010. Terendah semenjak Format Piala dunia dengan 32 tim mulai dipakai 12 tahun lalu. Di perancis 1998 - 171 gol, Di korsel jepang 2002 - 161 gol, di jerman 2006 - 147 gol
261: Pelanggaran yang terjadi di Piala Dunia 2010, turun dari jumlah Piala dunia sebelumnya di Jerman yang menghasilkan 346 pelanggaran. kartu merah pada piala dunia 2010 berjumlah 17 sementara di Jerman 2006 24
669: Operan bola yang dihasilkan oleh Xavi Hernandez. 104 Lebih banyak dari peringkat 2 Bastian Schweinstienger. Xavi juga menjadi penghasil crossing terbanyak kedua dengan 42 cross, dengan Diego Forlan diurutan pertama dengan 50 cross
18449: Jumlah relawan di piala dunia pertama di benua afrika

http://www.kaskus.us
http://www.mediaindonesia.com
Gambar : Google

Sunday, July 11, 2010

Spanyol Juara Piala Dunia 2010

Spanyol Juara Piala Dunia 2010

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Kesebelasan nasional Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010 Afrika Selatan setelah mengalahkan Belanda 1-0 pada babak final Piala Dunia, Minggu (11/7/2010). Kemenangan Spanyol ditentukan oleh gol Andres Iniesta pada menit ke-116.

Spanyol pantas berlega hati atas hasil itu. Mendominasi pertandingan sejak awal, mereka terus mengalami kesulitan mencetak gol.

Pada menit kelima, Spanyol menciptakan peluang emas melalui Sergio Ramos. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Xavi tepat ke tengah gawang, yang sayangnya berhasil digagalkan Maarten Stekelenburg.

Belanda sempat membalas ancaman itu dengan sebuah tembakan akurat yang dilepaskan Dirk Kuyt dari luar kotak penalti. Namun, tembakan itu begitu lemah sehingga mudah diantisipasi Iker Casillas.

Pada menit ke-11, Ramos kembali membahayakan gawang Belanda. Dari sektor kiri pertahanan Belanda, ia mengirim bola ke tengah gawang. Namun, bola berhasil diblok John Heitinga.

Semenit berselang, David Villa menguasai umpan Xabi Alonson di sisi kiri dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang juga melenceng dari sasaran.

Tak mau terus tertekan, Belanda mencoba bergerak maju pada menit ke-15. Selain agresif dalam merebut bola, mereka juga lugas dalam melakukan serangan ketika berhasil menguasainya.

Sayang, meski mampu mengurangi dominasi Spanyol, Belanda masih kerap melakukan kesalahan umpan sehingga usaha mereka kerap patah di tengah jalan.

Di tengah kesulitan itu, Belanda mendapat tendangan bebas, menyusul pelanggaran Carles Puyol kepada Arjen Robben. Wesley Sneijder yang dipercaya mengeksekusi hadiah mengirim tendangan langsung ke gawang Casillas. Namun, Casillas berhasil mengamankan bola.

Meski gagal, ancaman itu semakin melambungkan kepercayaan diri Belanda. Mengandalkan permainan sayap, mereka mencoba menembus benteng Spanyol.

Spanyol yang sempat solid dalam melakukan pressing di menit-menit awal agak kerepotan, terutama menghadapi pergerakan Arjen Robben di sisi kiri pertahanan mereka.

Untungnya, koordinasi permainan Belanda kurang kompak. Robben beberapa terlihat kesulitan menemukan rekan untuk diumpan. Bola pun kerap hilang akibat jatuh di kaki lawan atau direbut mereka.

Belanda yang tak mau tertekan berusaha melakukan pressing kepada Spanyol. Usaha ini cukup efektif meredakan alur serangan Spanyol yang menggelora di menit-menit awal.

Pertandingan kemudian berlangsung alot dan nyaris tanpa peluang berarti. Aksi perebutan bola pun berlangsung semakin panas dan keras. Pelanggaran demi pelanggaran berujung kartu kuning semakin sering terjadi.

Situasi terus berlangsung tanpa solusi, sampai pada menit ke-37, Belanda mendapat hadiah sepak pojok. Sneijder yang melakukan eksekusi mengirim bola kepada Mark van Bommel yang meneruskannya kepada Joris Mathijsen di tengah kotak penalti Spanyol.

Sayang, Joris Mathijsen yang berada dalam posisi nyaris tak terkawal gagal menjangkau bola sehingga keluar lapangan.

Spanyol membalas ancaman itu melalui Pedro Rodriguez pada menit ke-38. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti juga meleset dari sasaran.

Menjelang akhir babak pertama, Robben melepaskan tendangan keras dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang Spanyol. Namun, bola berhasil ditepis Casillas. Itu merupakan peluang terakhir di babak pertama.

Pada menit ke-48, Spanyol berhasil membahayakan gawang Belanda. Ancaman bermula dari sepak pojok Xavi ke kotak penalti, yang ditanduk Puyol. Bola kemudian bergulir ke dekat Joan Capdevilla.

Namun, Capdevilla yang berdiri nyaris tanpa kawalan gagal menjangkau bola sehingga bola keluar lapangan.

Belanda membalas ancaman itu dengan tembakan jarak jauh Arjen Robben pada menit ke-52. Sayang, tembakannya melenceng dari sasaran.

Setelah itu, tak ada serangan berbahaya sampai pada menit ke-62, Robben berhasil menjangkau umpan terobosan Sneijder, menggiringnya sendirian sampai berhadapan dengan Casillas, sebelum melepaskan tendangan, yang sayangnya mengenai kaki Casilla sehingga bola keluar lapangan.

Spanyol baru bisa membalas ancaman itu pada menit ke-68 melalui David Villa. Memanfaatkan bola yang lepas dari kontrol John Heitinga, ia melepaskan tembakan dari depan mulut gawang, yang sayangnya masih bisa diblok oleh Heitinga.

Belanda belum menciptakan ancaman ketika pada menit ke-77, Sergio Ramos berhasil menanduk bola sepak pojok Xavi dari tengah kotak penalti, tetapi bola meluncur ke atas mistar gawang.

Selanjutnya, Spanyol tampak kembali memainkan penguasaan bola dan perlahan mendominasi permainan Belanda. Namun, Belanda dengan tenanga meredamnya dan pada menit ke-82, mereka menyelipkan serangan balik yang dipimpin Robben.

Saat itu, ia sendirian mencoba mengejar umpan Robin van Persie. Setelah berebut bola dengan Puyol, Robben berhasil menguasai bola. Namun, belum sempat melepaskan tembakan, Casillas keburu merangsek mengamankan bola.

Walau gagal, serangan itu memacu kembali semangat Belanda. Kedua kubu pun kembali saling rebut bola dan bertukar serangan. Namun, sampai peluit berbunyi panjang, tak ada gol tercipta dan babak tambahan pun terpaksa dimainkan.

Dua menit babak tambahan berjalan, Spanyol memberikan tekanan yang berujung jatuhnya Fabregas di kotak penalti. Namun, Howard Webb menyatakan tak ada pelanggaran.

Memendam kecewa, Spanyol melanjutkan tekanan mereka sampai pada menit ke-95, Fabregas melepaskan tembakan akurat, yang masih bisa diblok Stekelenburg.

Belanda membalas ancaman itu dengan sebuah serangan balik yang dipimpin Arjen Robben. Namun, bek Spanyol berhasil membuang bola keluar lapangan.

Belanda belum menciptakan ancaman baru ketika Spanyol kembali menggebrak melalui Andres Iniesta pada menit ke-99. Ia masuk kotak penalti, tetapi belum sempat melepaskan tembakan, Van Bronckhorst berhasil menyontek bola.

Tak mau kehilangan momen, Spanyol melanjutkan tekanan mereka yang berujung tembakan Jesus Navas, yang melenceng ke sisi kiri gawang Belanda.

Meski gagal, Spanyol tak menurunkan intensitas serangannya. Nyaris tak terancam, mereka menciptakan sejumlah ancaman yang tak membuahkan gol samppai akhir babak tambahan pertama.

Di awal babak tambahan kedua, Belanda kembali dipaksa bertahan. Belum sempat bangkit, mereka terkena bencana kartu kuning kedua John Heitinga akibat melanggar Andres Iniesta pada menit ke-110.

Meski begitu, Belanda masih berusaha memberi perlawanan. Sayang, belum menciptakan ancaman berarti, mereka malah kecolongan gol Iniesta pada menit ke-116. Memanfaatkan umpan terobosan Cesc Fabregas, ia mengirim bola masuk dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Stekelenburg.

Meski terpukul, Belanda masih mencoba bangkit. Sayang, usaha mereka gagal membuahkan gol balasan sampai peluit berbunyi panjang.


Selama pertandingan, Spanyol menguasai bola sebanyak 56 persen dan menciptakan enam peluang emas dari 18 percobaan. Adapun, Belanda melepaskan lima tembakan akurat dari 13 usaha.

Susunan pemain:
Belanda: Maarten Stekelenburg; Gregory van der Wiel, John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst (Edson Braafheid 104); Dirk Kuyt (Eljero Elia 70), Mark van Bommel, Wesley Sneijder, Nigel de Jong (Rafael Van der Vaart 98), Arjen Robben; Robin van Persie

Spanyol: Iker Casillas; Sergio Ramos, Gerard Pique, Carles Puyol, Joan Capdevila; Xabi Alonso (Cesc Fabregas), Xavi, Andres Iniesta, Sergio Busquets; Pedro (Jesus Navas 60), David Villa (Fernando Torres 106)


Bagaimana dengan ramalan Paul sang Gurita peramal, berikut artikel yang FIANZONER ambil dari http://pialadunia.detiksport.com Jum'at, 9 Juli 2010.

Paul Pilih Spanyol!

Berlin - Paul si Gurita akhirnya "bersedia" menebak pertandingan final Piala Dunia 2010. Dalam waktu cepat ia memilih Spanyol sebagai tim yang akan menjadi juara, mengalahkan Belanda.

Paul menjadi primadona Piala Dunia belakangan ini setelah semua tebakannya untuk pertandingan Jerman benar, termasuk ketika memprediksi Der Panzer bakal ditumbangkan Spanyol di semifinal.

Walaupun sempat dikabarkan tidak akan memilih pertandingan final, karena memang tidak melibatkan Jerman, Paul akhirnya "diminta" membuat pilihan: Spanyol atau Belanda.

Pada proses "ramalan" yang disiarkan oleh stasiun televisi Jerman dari akuarium di Sea Life kota Oberhausen, mahluk laut bertentakel delapan itu dengan mantap memilih "Matador".

"Sangat cepat. Tampak jelas bahwa kemenangan adalah untuk Spanyol," ungkap juru bicara "rumah" Paul.

Mau tahu berapa cepat Paul memilih Spanyol? Sekitar tiga menit! Padahal untuk beberapa pertandingan ia memerlukan waktu "berpikir" sampai 70 menit!

Selain Spanyol, Paul juga memprediksi pemenang pertandingan peringkat ketiga. Untuk partai Jerman versus Uruguay, ia memilih "sang majikan", Jerman.

Yang perlu dicatat, dua tahun lalu Paul memilih Jerman mengalahkan Spanyol di final Piala Eropa, dan prediksinya itu salah. Kali ini?

Bagaimana dengan ramalan Deddy Corbuzier???

Saturday, July 10, 2010

Jerman Vs Uruguay

Jerman Vs Uruguay

JOHANNEWSBURG - Pertandingan menarik benar-benar tersaji di Stadion Nelson Mandela Bay yang menyuguhkan laga Jerman kontra Uruguay untuk perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Minggu (11/7/2010) dini hari waktu Indonesia.
Jual-beli serangan berlangsung hampir di sepanjang pertandingan. Permainan terbuka yang ditunjukkan kedua tim membuat pertandingan menjadi lebih seru. Jerman unggul lebih dulu 1-0 lewat Muller di menit ke-18. Uruguay kemudian membalas.

Lewat serangan cepat, Uruguay langsung membalas gol Thomas Muller. Bola hasil curian pemain Uruguay, Perez, dari pemain kapten Jerman, Schweinsteiger diteruskan menjadi counter attack mematikan.

Adalah Edison Cavani, striker Uruguay yang cerdik memanfaatkan kesempatan tersebut. Tendangan datarnya setelah ke gawang Jerman di menit ke-28, melakukan solo run, membuat Uruguay menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kapten tim Uruguay, Diego Forlan berhasil membuat timnya berbalik unggul 2-1 di menit ke 51 saat laga perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2010 melawan tim Jerman.

Tendangan first time Forlan tak terbendung dan merobek jala gawang Jerman. Kematangan Forlan terlihat, saat ia melihat peluang dari umpan rekan setimnya A Rios. Tanpa mengontrol bola, Forlan langsung melepaskan tendangan voli. Uruguay 2, Jerman 1.

Tapi hanya berlangsung lima menit, Jerman kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pemain sayap Jerman, Jansen berhasil menyundul bola yang merobek jala Uruguay di menit ke-56. Skor 2-2.

Pertandingan berlangsung terbuka. Di babak kedua, baik Uruguay maupun Jerman saling serang silih berganti.

Memanfaatkan kemelut di depan gawang, pemain jerman, Kheidira berhasil menyundul masuk bola ke gawang Uruguay di menit ke-82.

Berawal dari tendangan sudut yang dilepaskan oleh Ozil, Kheidira mampu menempatkan bola ke sudut pojok gawang Uruguay. Skor 3-2 untuk Jerman.

Pertandingan berlangsung menarik. Meski tertinggal, Uruguay tak kalah gencar mengancam gawang tim Panser.

Uruguay memiliki satu peluang terakhir, tepat di menit akhir sebelum peluit panjang dibunyikan lewat tendangan bebas. Sayang, Diego Forlan yang menjadi algojo tendangan bebas tersebut hanya mampu menempatkan bola mengenai mistar sebelah kanan atas gawang Jerman.

Tepat setelah momen tersebut berlalu, wasit langsung meniup peluit akhir. Jerman pun berhasil menempati posisi ketiga di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Kemenangan tersebut membawa Jerman menduduki podium ketiga di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Kemenangan tersebut juga menempatkan Jerman sebagai tim paling produktif dibanding tim lainnya di Piala Dunia 2010, dengan perolehan gol sementara, 16 gol!

Hasil ini melampaui perolehan gol tim Jerman di Piala Dunia 1990 dengan 15 gol.(*)

http://www.tribun-timur.com

Video Youtube yang FIANZONER dapatkan dibawah ini mengenai ramalan Paul sang Gurita peramal, diposting tgl 9 Juli 2010 sedangkan pertandingan Jerman Vs Uruguay berlangsung tgl 11 Juli 2010, hasilnya benar-benar mencengangkan! 100% jitu. Hebat! Kalau juara FIFA WORLD CUP 2010 siapa ya, Spanyol atau Belanda?


Artikel lain mengenai Paul sang Gurita peramal klik Disini

10 Fakta Tentang Paul, Sang Gurita Peramal

 10 Fakta Tentang Paul, Sang Gurita Peramal

Paul dikenal karena ramalan-ramalan pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan yang jitu. Namun, tak banyak orang tahu siapa Paul sesungguhnya. Berikut adalah sepuluh fakta tentang gurita berusia dua tahun tersebut seperti dilansir oleh Telegraph.

1. Gurita jantan kelahiran Inggris
Sekalipun sekarang hidup di Akuarium Sea Life Centre, Oberhausen, Jerman, Paul lahir di Weymouth, Inggris, dan dipindahkan dari Weymouth Sea Life Park (ke Jerman).

Seorang staf di Weymouth Sea Life Park, Fiona Smith, yang pernah mengurus Paul mengatakan, "Ia tak pernah membuat prediksi apa pun ketika masih di sini. Namun, mungkin ia menunggu turnamen besar seperti Piala Dunia untuk menampilkan kemampuannya itu."

2. Diburu manusia
Seorang juru masak Argentina, Nicolas Bedorrou, begitu marah ketika Paul secara tepat memperkirakan bahwa kesebelasan negaranya akan dikalahkan Jerman pada perempat final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Ia bahkan mengancam akan memburu Paul untuk dimasak.

"Kami akan memburunya dan menempatkannya di atas kertas. Kami kemudian akan memukulinya untuk membuat dagingnya lunak dan kemudian memasukkannya dalam air mendidih," kata Bedorrou.

3. Berita besar
Prediksi Paul telah mengundang perhatian banyak orang karena sebuah stasiun televisi Jerman, NTV, mulai rajin menyiarkan secara langsung prediksi pertandingan Paul, dengan dua reporter berdiri di sebelah akuariumnya sehingga mereka bisa membuat pemirsa mengetahui bagaimana Paul melakukan prediksinya.

4. Selebriti terbesar di Oberhausen
Paul merupakan hal paling populer di Oberhausen, sebuah kota, yang menurut Wikipedia, seluas 77 kilometer persegi dan berpenduduk 214.000 jiwa. Selama ini, kota itu hanya dikenal karena memiliki pusat perbelanjaan terbesar di Jerman, Centro.

5. Akurasi ramalan yang nyaris sempurna
Paul mulai meramal hasil pertandingan sejak Piala Eropa 2008 Swiss-Austria dan ia meramal enam pertandingan Jerman, dengan empat di antaranya benar. Ia menyebut Jerman akan memenangi semua pertandingan. Faktanya, Jerman kalah dari Kroasia.

Pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, sejauh ini, semua ramalan Paul tentang Jerman benar, termasuk soal mereka akan kalah dari Spanyol pada babak semifinal.

6. Bisa membuat Anda kaya
Dengan ramalan seperti itu, Anda bisa mengandalkan ramalan-ramalannya sebelum bertaruh.

7. Hewan cerdas
Gurita adalah hewan cerdas dan terbukti memiliki ingatan kuat. "Gurita biasa seperti Paul sangat cerdas. Kami menyamakan kecerdasan mereka dengan anjing dan mereka menyukai masalah dan suka menyelesaikannya," kata Fiona Smith.

8. Selebriti di Facebook dan Twitter
Paul menjadi salah satu topik pembicaraan paling marak di situs jejaring sosial. Frase "Paul the Octopus" dan "Pulpo" (bahasa Spanyol untuk Gurita) masuk sepuluh besar Twitter dunia.

9. Tanpa rekayasa
Paul memprediksi hasil pertandingan dengan membuka tutup salah satu dari dua wadah makanan di akuariumnya. Staff Oberhausen Sea Life Centre, Tanja Munzig, membantah dugaan bahwa ada sesuatu yang diletakkan di salah satu wadah. "Tak ada tipuan. Makanan sama dan segalanya di kedua wadah itu sama, kecuali benderanya," kata Munzig.

10. Tak takut ancaman pembunuhan
Menurut pengawasnya, Oliver Walencak, Paul tak takut diancam suporter Argentina yang menyalahkannya atas tersingkirnya Lionel Messi dkk dari Piala Dunia 2010 karena kalah 0-4 dari Jerman.


Sunday, May 16, 2010

Indonesia Gagal Boyong Piala Thomas 2010

Tim Indonesia gagal memboyong Piala Thomas ke Tanah Air setelah Taufik Hidayat dan kawan-kawan tidak mampu mengimbangi pemain Cina sehingga kalah 3-0 pada final Piala Thomas di Putra Indoor Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini (16/5).

Taufik, sebagai tunggal pertama, keteteran meladeni Lin Dan-pemain berperingkat dua dunia yang kini berusia 27 tahun. Pemain andalan Indonesia berusia 29 tahun ini menyerah 21-7, 21-12.

Juara Dunia 2005 ini banyak melakukan kesalahan sendiri saat mengembalikan bola smash dan juga bola di depan net dari Lin Dan. Hal ini membuatnya tertekan sehingga Lin Dan menang mudah di game pertama, 21-7. Di game kedua, Taufik berusaha menekan dengan dropshoot dan smash menyilangnya tetapi masih bisa diantisipasi Lin Dan. Sehingga, Lin Dan menang 21-12 di game kedua.

“Saya telah bermain sebaik mungkin dan semampu saya, ternyata dia lebih baik. Andaikan saya seumuran dia, mungkin saya masih bisa mengimbangi,” kata Taufik yang mengaku sulit mengalahkan Lin Dan. Baginya, ini merupakan kekalahan kedelapan dalam sepuluh kali pertemuan terakhir.

Markis Kido/Hendra Setiawan juga gagal menyumbangkan angka. Menghadapi pasangan Cai Yun/Fu Haifeng, Kido/Hendra kalah 23-25, 21-16, 12-21. Padahal, mereka pernah mengalahkan pasangan Cina itu di final Olimpiade Beijing 2008 kemarin.

Pertandingan dua pasangan yang pernah bertemu di final Olimpiade berlangsung sengit. Kido/Hendra yang sempat memimpin jauh 11-6 akhirnya terkejar bahkan pasangan Cina itu berbalik unggul 17-20. Walaupun berhasil memaksakan deuce, Kido/Hendra kalah 23-25. Di game kedua, Kido/Hendra bermain dengan pola cepat dan terus menekan. Hasilnya mereka menang 21-16.

Di game ketiga, Kido/Hendra banyak melakukan kesalahan sendiri secara berturut-turut sehingga membuat lawan berbalik menekan. Akibatnya Kido/hendra tertinggal 7-11, perolehan angka kemudian melebar 10-20. Dan pertandingan berakhir setelah mengembalikan bola smash pemain Cina, 12-21.



Setelah dua partai sebelumnya kalah, Sinom Santoso menjadi harapan terakhir. Simon sebagai tunggal kedua harus menghadapi Chen Jin. Pada awal pertadingan Simon begitu ulet dan sabar meladeni serangan Chen Jin yang bertub-tubi. Bahkan secara mengejutkan Simon berhasil memenangkan game pertama 21-19.

Namun, pola permainannya terus menurun pada pertengahan game kedua. Ditambah lagi konsentrasinya terganggu setelah kecewa dengan keputusan wasit yang memutuskan sambaran Chen Jin masuk padahal raketnya melebihi net. Kejadian itu terjadi saat skor 16-18. Sehingga game kedua ia kalah 17-21.

Kekuatan Simon terlihat hilang di game ketiga. Pukulan yang dilancarkannya tidak seakurat dua game sebelumnya. Ia juga banyak melakukan sesalahan sendiri. Kondisi ini dimanfaatkan Chen Jin untuk mengumpulkan poin satu demi satu hingga Simon tertinggal jauh 10-20. Pertandingan pun berakhir setelah Simon gagal mengembalikan bola smash dari Chen Jin, dengan skor 12-21.

“Pada game pertama saya memang lebih sabar dan juga pertahanan Chen Jin lebih mudah ditembus, tetapi di game kedua dan ketiga saya banyak melakukan kesalahan sendiri dan kecepatan pukulan juga mulai melemah,” kata Simon.

Meskipun gagal, tapi kalian (tim Indonesia) sudah berusaha semaksimal mungkin, teruslah berjuang rebut piala Uber dan Thomas di tahun berikutnya. Kami mendukungmu, hidup Indonesia!!! SEMANGAT!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...